Sebagai hamba Allah SWT, manusia hanya bisa berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan ibadah sesuai yang diperintahkan-Nya, seperti salat, puasa Ramadan, zakat, dan amalan lainnya. Namun, hanya Allah SWT yang tahu dan berhak menentukan diterima atau tidak ibadah yang dilakukan oleh hamba-Nya. Dikutip dari detikHikmah, dalam sebuah hadist
Apakah dengan itu Allah butuh kepada ibadah kita? Allah mengutus Rasul-Nya untuk menyebarkan risalah kepada manusia, Allah mengutus Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi Wasallam kepada kita. Apakah dengan itu berarti Allah butuh kepada Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi Wasallam? Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. 3. Roma 12: 16 Saya itu butuh kepada Allah karena yang bisa memberikan surga itu adalah Allah, dan Allah punya syarat kalau mau surganya Allah kita harus mematuhi perintah Allah. Anda berkata lagi kalau begitu saya butuh kepada Aallah hanya mau surganya saja. Anda benar. Saya butuh kepada Allah karena saya mau surganya Aallah, karena bagi Allah Dia (Allah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda yang artinya," Allah berfirman: Aku itu paling tidak butuh sekutu. Barangsiapa melakukan suatu amalan lantas dia mencampurinya dengan berbuat syirik di dalamnya dengan selain-Ku, maka Aku akan tinggalkan dia bersama amal syiriknya itu. " (HR. Muslim).
Itulah tujuan hidup kita, sebagaimana disebutkan oleh Allah Ta'ala dalam al-Qur'an surat Az-Zariyat [51] ayat 56, "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.". Ibadah, secara bahasa, berarti tunduk. Dalam makna yang lebih luas, para ulama menyatakan ibadah mencakup seluruh apa yang diridhoi oleh
T0fKcM. 336 34 194 19 258 45 257 356 18

apakah allah butuh ibadah kita