Kebijakanpolitik luar negeri Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer memiliki empat tujuan utama yaitu : Berusaha menghapuskan penjajahan di atas dunia sesuai dengan pembukaan UUD 1945 alinea pertama. Mendapatkan pengakuan kedaulatan dari dunia internasional. Meruntuhkan sistem kolonial secara menyeluruh.
22. CIRI EKONOMI LIBERAL. 2.2.1. 1) Setiap orang bebas memiliki alat-alat produksi. 2) Adanya kebebasan berusaha dan kebebasan bersaing. 3) Campur tangan pemerintah dibatasi. 4) Para produsen bebas menentukan apa dan berapa yang akan diproduksikan. 5) Harga-harga dibentuk di pasar bebas.
MasaDemokrasi Parlementer. Masa Demokrasi Parlementer (Liberal) - Demokrasi parlementer atau demokrasi liberal adalah paham demokrasi yang menekankan pada kebebasan individu, persamaan hukum, dan hak asasi bagi warga negaranya. Pada awal kemerdekaannya, Indonesia menerapkan sistem pemerintahan presidensial sesuai dengan UUD 1945.
Banyakpengusaha bumiputra yang menjual lisensi impor yang diberikan oleh pemerintah kepada para pengusaha non-bumiputra. Dalam praktiknya, program ekonomi Gerakan Benteng mengalami kegagalan. Hal ini disebabkan karena para pengusaha pribumi tidak dapat bersaing dengan pengusaha etnis Tionghoa yang berpengalaman dalam kerangka sistem ekonomi
Masademokrasi ini berlaku antara tahun 1949-1959, ditandai dengan tumbuh suburnya partai politik dan berlakunya kabinet parlementer. Demokrasi pada periode 1949-1959 di Indonesia ditandai oleh prestasi politik dan kemelut politik. Prestasi politik berupa pemberlakuan sistem multipartai dan penyelenggaraan pemilu yang demokratis.
Jawaban perkembangan bangsa Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer adalah bangsa Indonesia sangat tidak stabil dikarenakan kekuatan kelompok oposisi pemerintah sering kali berubah-ubah sehingga mengakibatnya kabinet sering jatuh setelah mendapatkan mosi tidak percaya dari kelompok oposisi. Keadaan ini membuat berbagai peraturan dan
RPfLMDO. 335 166 137 220 13 365 476 426 390
mind mapping mengenai sistem pemerintahan pada masa demokrasi parlementer